Jumat, 24 Agustus 2012

Trip to Taiwan part 1

Hari pertamaku di Taiwan

CKSMemorial Hall, Martyr Shrine, National Museum, 101 Taipe Mall berhasil kita lalui mulus tanpa rintangan yang berarti. Panas 34 derajat celcius tidak menghentikan langkahku untuk mengeksplor beberapa tempat yang kami kunjungi bersama dengan rombongan dari Dwidaya Tour.
Tempat yang menyenangkan bagi beberapa orang yang mencintai sejarah. Disana aku belajar bagaimana bangsa ini begitu pandai mengemas segala sesuatu menjadi tontonan yang menarik untuk dilihat. Bagaimana tidak.... aku yang tidak menyukai museum menjadi sangat tertarik melihat berbagai barang antik dipajang di National Museum. Tidak hanya itu kekaguman ku bertambah dengan beberapa barang yang dipajang di sana... Kreativ sekali bangsa China dalam menciptakan karya seni. Kemampuan ini harus kita serap dan kita kembalikan buat Tuhan.....
Ada satu lagi yang membuat aku kagum... Prajurit yang menjaga nya. Mekipun hanya satu jam tetapi mereka yang menjaga sudah dilatih untuk tidak bergerak, bahkan berkedip sekalipun. Bener-bener seperti patung...

Oh ya perlu kita ketahui semua pria dari usia 20-38 tahun diwajibkan untuk mengikuti Wajib Militer selama satu tahun kecuali ada kelainan di badan mereka atau kondisi khusus. Dan dalam wajib militer tersebut beberapa pria ada yang secara sukarela meneruskan sehingga menjadi pasukan disana (Kalau di Indonesia seperti TNI) dan hanya orang-orang terpilih saja yang dapat menjadi penjaga seperti yang saya ceritakan diatas (pastinya gaji mereka tinggi)

Hari Kedua  di Taiwan
Menggunakan HSR dari Taipe ke Taitung yang seharusnya ditempuh 2.5 jam hanya kita tempuh 45 menit. Setibanya di Taitung kita mengunjungi Wen Wu Temple yang di depannya terdapat pemandangan Sun Moon Lake dan kemudian mengunjungi Te Hua Village.
Wen Wu Temple sangat besar dengan pemandangan Sun Moon Lake di depan temple tersebut sangat indah sayang ketika sampai disana hujan turun cukup deras sehingga menghalangi ku menikmati pemandangan Sun Moon Lake dengan leluasa alhasil hanya belanja oleh-oleh buat temen

Te Hua Village.... aku pikir disini kita bisa melihat suku asli dari Taiwan ternyata.... hanya tempat belanja makanan dan sedikit kerajinan tangan disana (yang menurutku ga terlalu penting) dan menikmati Sun Moon Lake dari dekat. Tapi karena panas jadi saya hanya duduk-duduk di dekat dermaga sembari memandang seekor anjing yang asyik bermain dengan deburan ombak di ujung dermaga yang lain. Sebenarnya kita bisa menggunakan Cable Car untuk menikmati pemandangan Sun Moon Lake dari atas tapi karena tidak ada jadwalnya jadi kita hanya menikmatinya dari dermaga saja. 
Perjalanan di lanjutkan menuju ke Alishan. Pagi hari sebelum kita menuju ke Taitung kami mendapatkan kabar dari Tour Guide kami kalau semalam Alishan hujan deras dan ada kemungkinan akan ditutup sehingga kita tidak akan bisa sampai ke atas. Sepanjang perjalanan hanya bisa berdoa semoga Alishan bisa dibuka dan kita bisa tembus.
kabar berikutnya yang TL kami dapatkan kita harus segera masuk Alishan sebelum jam 6 sore alhasil driver bus yang kita tumpangi harus ngebut. Ternyata bisa juga rombongan kita bekerja dengan sangat cepat. Kami hanya berhenti satu kali untuk ke kamar kecil dan hanya dibutuhkan waktu kurang dari 10 menit kita berhenti karena semua orang mengharapkan untuk bisa masuk ke Alishan.
Jam 6.10 kami berhasil melewati Alishan dengan "berdara-darah" karena banyak teman2 yang mabuk. Tapi perjuangan tidak berhenti disitu kami masih harus mendaki gunung Alishan yang tingginya 2650m dpl (dari  permukaan laut). Jam 07.30 sore kami sampai di dekat hotel tempat kami menginap karena bus tidak dapat sampai ke sana sehingga kami harus menggunakan mobil dari Alishan Guo Hotel (Nama hotel tempat kami menginap) menjemput kami. 
Kerusuhan tidak berhenti diperjalana, koper bawaan kami harus diangkut sendiri karena sopir tidak mau membantu kami menurunkan barang bawaan kami. Rencana dari TL, kami akan diangkut dulu ke hotel agar dapat segera beristirahat karena beberapa dari kami mabuk perjalanan dan sisa koper akan di angkut sendiri oleh sopir hotel di kloter berikutnya. Sopir bus kami marah-marah, beberapa dari rombongan yang bisa dan mengerti perkataan mereka akhirnya mengambil inisiatif menurunkan semua koper kami untuk dipindahkan ke shuttle bus milik hotel.
Satu lagi hotel disana ranjangnya "ajaib" kita seperti tidur di papan.... tapi karena sudah terlalu lelah akhirnya terlelap juga. Karena besok pagi kami harus bangun pagi sekitar jam 3 pagi untuk melihat matahari terbit. Karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan tidak semua dari rombongan mau ikut melihat matahari terbit.


Minggu, 26 Februari 2012

Semua karna anugerahMU - JKI lyrics

Seperti Daud yang berkenan di hadapan Tuhan Karna hati yang merendah dan slalu bertobat Setiap yang kani miliki pemberian Tuhan S'mua karna anugerahMU Kami menghadap ya Tuhan merendahkan hati. Setinggi apapun Engkau angkat kami Kau ajarkan hati ini melekat padaMU S'mua karna anugerahMU. Kami umatMU merendahkan diri Taruh mahkota kami di depan kakiMU Semua sanjungan, hormat, kemuliaan Hanya bagiMU Tuhan Engkau yang layak Semuanya dari padaMU Smua karna anugerahMU Hossana... Hossana Kami menyembahMU Sebagai raja yang menghamba padaMU Yesus....

Senin, 20 Februari 2012

Botol Acar

Bacah kisah tentang Botol acar http://www.jawaban.com/index.php/mobile/spiritual/detail/id/58/news/110131164836/limit/0 Papahku memang tidak punya "Botol Acar" mamah juga tidak punya. Tapi mereka punya "sekarung" doa untukku. Keberadaanku hari ini, kondisiku hari ini. Berkat doa-doa yang dinaikkan oleh banyak orang dan salah satunya oleh mereka berdua setiap detik. Tiap helaan nafas mereka adalah doa bagiku. Tiap langkah mereka adalah restu mereka buatku. Tiap nasihat mereka seperti "lentera" buat jalanku yang Tuhan berikan. Thanks Pap..... thanks Mam.... Keep pray for me Tanpa doa, restu dan tuntunan kalian Tak mungkin aku ada seperti saat ini. Tuhan kabulkan semua impian dan harapan mereka. Berikan kebahagiaan, kesehatan dan terutama keselamatan buat mereka berdua. Love you Pap, love you Mam....

Senin, 19 Desember 2011

Percaya aja

Dalam sgala perkara Tuhan punya rencana  Yang lebih besar dari Semua yang terpikirkan Apapun yang Kau perbuat Tak ada maksud jahat Sbab itu kulakukan Semua denganMu Tuhan Ku tak akan memyerah  Pada apapun juga Sebelum kucoba Semua yang kubisa Tetapi ku percaya Kepada kehendakNya Hatiku percaya  Tuhan punya rencana Lagu ini tiba2 muncul di hati ku beberapa hari yang lalu. Dan memang hanya RK yang lebih mengerti semua kelelahanku, semua keputusasaanku ketika aku belu menyadarinya. Hanya beberapa hari setelah itu aku benar-benar lelah dan putus asa. Dalah sehari itu RK mengingatkanku dua kali untuk tidak menyerah. Pertama lewat blog yang ditulis oleh JMA. Yang kedua lewat lagu ini.  Thx God, you always give me strength when i need Berikut ini cuplikan dari blog JMA yang dia tulis bbrp tahun yang lalu olehnya : verses to hold in my heart……. God will finish what He has started, always. The Lord will perfect that which concerns me (Psalm 138:8) perfect: (gamar) to end, finish, accomplish, perfect, to come to an end, cease; to perform, fulfill. It refers to the completing, finishing, and perfecting of God’s work in ones life (Ps 57:2) The idea is that God begins to work out His purposes in the life of His servant and continues His work until it is absolutely and completely done. completely. Being confident of this very thing, that He who has begun a good work in you will complete it until the day of Jesus Christ (Philippians 1:6) Selesai membaca blog diatas RK masih mengingatkan ku tentang satu ayat di Fil 4:13. Saya mencoba mencari beberapa terjemahan dalam berbagai bahasa dan yang paling merhema adalah terjemahan dalam bahasa Ibrani. Yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia begiilah artinya ( via google translate )  Semua ini karena saya mampu melakukan apa pun yang Tuhan ingin saya lakukan, dengan Mesias yang memberi saya kekuatan.  Jadi apapun yang saat ini sedang saya hadapi aku yakin semua ada dalam kontrol Tuhan. So tetap percaya, tetap yakin. Mari kita berlari pada panggilan kita yang sejati. Minta Tuhan ntuk menyeret kedagingan kita agar semua panggilanNya dapat tergenapi.  Sudah genap, sudah tuntas....

Kamis, 13 Oktober 2011

I need You Lord

I want to be the one, to stand up for this nation
I want to answer with "HINENI" when You call
I want to live my life, fullfilling all Your wishes
I want to finish strong and be faithfull till the end

But Lord I know, I cant do this on my own
I offer you a willing heart that clings to You

We stand in unity, and boldy for this nation
We lay the King's red carpet, in this land
We want to spread God's fire, His passion and revival
We want to be the ones to overcome this world

But Lord we know, we cant di this on our own
We offer You our willing hearts that cling to You

I need YOU LORD
There's nothing i can do without You
I love YOU LORD
My heart and my live belongs to You
My Sovereign King

Sabtu, 23 Juli 2011

Pengakuan Iman untuk Single Man / Woman

Ibrani 13 : 4
Kejadian 2 : 24
Pengkhotbah 4 : 9

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa iblis sering membuat kita salah dalam memilih pasangan hidup.Karena iblis mengerti jika dua orang di dalam Tuhan yang telah Tuhan tetapkan tersebut bersatu maka janji Allah akan tergenapi kuasa dan kehendak Tuhan akan dimanifestasikan dengan lebih dahsyat. Sehingga dengan tipu daya dan muslihatnya, iblis membuat kita tidak bertemu atau tertunda bertemu dengan pasangan hidup kita. So kita sebagai orang percaya harus mematahkan setiap kuasanya salah satunya dengan kuasa perkataan.

  1. Dalam nama Yesus, aku datang melawan setiap kuasa yang menghalangi pernikahanku
  2. Aku patahkan setiap penundaan pernikahan yang asalnya dari ikatan keluarga
  3. Aku memanggil pasangan hidupku dalam nama Yesus
  4. Aku perintahkan segala sesuatu yang mencengkeram sehingga pernikahanku tertunda supaya terlepas.
  5. Aku robek jubah jahatmu yang memberikan gambaran keliru tentang aku
  6. Setiap roh suami / istri yang menyebabkan penundaan dalam pernikahan, terimalah api yang menghanguskan dari Tuhan
  7. Aku hancurkan setiap perjanjian yang dibuat dengan roh suami / istri di dalam nama Yesus
  8. Dalam nama Yesus, aku hancurkan setiap pengorbanan dan perjanjian dengan iblis yang dilakukan sebelum aku lahir, semuanya dibatalkan oleh darah Yesus
  9. Harapan pernikahanku tidak akan dipotong di dalam nama Yesus
  10. Aku perintahkan setiap bentuk dari pernikahan yang tidak bahagia untuk pergi dalam nama Yesus
  11. Aku perintahkan setiap hal yang menentang pernikahanku untuk pergi
  12. Setiap rencana iblis dalam pernikahanku, mundur dalam nama Yesus
  13. Tuhan membawa aku ke tempat dimana aku akan bertemu dengan tulang dari tulangku
  14. Setiap kejahatan dari pohon keluarga poligami dihancurkan di dalam nama Yesus
  15. Aku melawan kau roh perceraian
  16. Pernikahanku dibangund diatas fondasi yang solid

Pengakuan Iman :
  • Aku telah menemukan pasangan hidupku
  • Aku telah menemukan hal yang baik dan aku telah memperoleh kemurahan dari Yang Mahakuasa
  • Pernikahanku berbuah dan diberkati
  • Kasih Tuhan ada di didalam pernikahanku dan keturunan kami diberkati
  • Aku memiliki upah yang baik dalam pernikahan ini
  • Pernikahanku adalah pernikahan yang terhormat
Puji TUHAN

Selamat menemukan pasangan hidup kita dan selamat menikmati janji Allah dalam hidup kita,

Senin, 18 Juli 2011

Berkeras

Ruth 1:1-18 "... Ruth Berkeras..."
Dalam Tuhan tidak ada rancangan kecelakaan dan buruk. Ia selalu menyediakan hari depan yang penuh dengan harapan dan kegemilangan. Setiap manusia mempunyai "tabir" nya sendiri, dan apa yang ada dibalik "tabir" itulah yang kita kenal dengan masa depan.Namun tidak banyak yang berani melangkah, berjalan terus apapun yang terjadi hingga kita berhasil menyingkapkan "tabir" itu dan kita dapat melihat apa yang ada di balik tabir tersebut.
Belajar dari seorang tokoh di dalam Alkitab yang bernama Ruth. Ruth bersikeras mengikuti Naomi mertuanya. Ia tidak perduli dengan apa yang akan terjadi di depan matanya. Bahkan Ruth berani mengatakan "Bangsamulah, bangsaku, Allahmu juga Allahku" Siapa yang dapat menjamin jika akhirnya Ruth bertemu dengan seorang konglomerat bernama Boas, yang akhirnya menjadi nenek moyang Daud dan Yesus.
Mari kita "berkeras" dalam mengikuti Tuhan kita Yesus dan apapun yang terjadi kita tetap hidup dalam gelora cinta dan tetap ada dalam hadiratNYA.